Welcome to Windfall Electrician Wordpress Theme.

Rewinding trafo

Rewinding  trafo ,Pekerjaan akibat gangguan trafo,penanganannya agak berbeda dengan menggulung kumparan trafo yang baru.Dikarenakan desain tiap tiap pabrikan trafo punya ciri khas sendiri,sehingga untuk menggulung kumparan trafo yang rusak dibutuhkan ketersediaan material sesuai dengan pekerjaan rewinding trafo. Mutu suatu material trafo akan digunakan membuat hasil pekerjaan sesuai dengan kualitas yang diharapkan.Tetapi untuk masa sekarang ini material untuk rewinding trafo sepertinya kualitasnya tidak sebaik dibawah tahun 2010.Menggulung trafo perlu suatu perencanaan yang baik data desain kumparan dengan data hasil pekerjaan gulung trafo dipadukan sehingga tidak terjadi deviasi dimensi dan hasil pengujian kumparan yang besar.Jadi inilah perbedaannya menggulung trafo repairan dengan trafo baru adalah dimensi kumparan trafo.
gulung sekunder
Winding coil sekunder
kumparan sekunder
Coil Sekunder
Setelah proses gulung kumparan selanjutnya adalah Assembling inti besi dan kumparan trafo,pekerjaan yang memerlukan ketelitian dalam menyusun inti besi/cern magnetic.Dalam istilah kami bila terjadi selip atau melenceng pada penyusunan inti besi akan mengakibatkan hasil pengujian rugi rugi besi melebihi dari standart yang ditentukan. Pengujian setelah kumparan digulung dan assembling selesai dikerjakan maka sebagai bagian dari rutinitas test adalah sebagai berikut:
  • Pengujian perbandingan belitan atau Transformer Test Ratio (TTR) yaitu test yang wajib dilakukan bila pekerjaan rewinding selesai dikerjakan ,tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah kumparan apakah sesuai dengan desain yang dikehendaki,bilamana didapatkan deviasi ratio test TTR akan membuat pekerjaan reject ( gulung ulang).
gulung kumparan primer
Winding Primer
kumparan primer
Kumparan Primer
 
Setelah proses diatas dilanjutkan dengan cara pengeringan trafo atau oven (drying) ,maksudnya adalah menghilangkan kelembaban pada suhu 100 derajat celcius selama 24 jam .Mengapa pengeringan trafo bekas lebih lama ketimbang mengeringkan trafo baru , ini dikarenakan tingkat kelembaban trafo bekas lebih tinggi dari trafo baru. Setelah proses oven selesai ,trafo di isi dengan minyak trafo yang telah ditreatment dengan vacuum chamber yang mana fungsinya adalah untuk meminimalkan adanya masukknya oksigen melalui dorangan bila menggunakan pompa biasa.Seperti yang kita ketahui bahwa partikel partikel oksigen yang banyak akan membuat dialektrik isolasi minyak menjadi berkurang. Tahapan tahapan pekerjaan rewinding selesai dilakukan maka yang dilakukan adalah pengujian final trafo , ini adalah proses pengujian yang menentukan apakah trafo tersebut lulus uji atau gagal uji ,bila gagal tentu akan dilakukan reject pekerjaan yang artinya gulung ulang dan menjadi kerugian perusahaan bilamana ini terjadi. Apasaja tahapan pengujian final trafo ,berikut ini list final test trafo :
  1. Test Transformers test ratio ( TTR )
  2. Test winding resistance atau test tahanan kumparan trafo
  3. Test tahanan isolasi kumparan
  4. Test rugi rugi tembaga ( load looses)
  5. Test rugi rugi besi ( no load looses)
  6. Test injust frekuensi
  7. Test hipot atau dialektrik test
  8. Test kebocoran tangka , packing-packing


Selanjutnya baca Maintenance Purifikasi trafo



Setelah lulus uji tersebut diatas ,trafo dibuatkan sertifikat dan di finishing bisa dilepas ke pelanggan .
Demikian penjelasan secara singkat proses rewinding trafo distribusi di PT.WISMATATA ELTRAJAYA.

Silahakan hubungi kami :

PT.WISMATATA ELTRAJAYA

Jln Jababeka VIIG Blok R-2i, Cikarang – Bekasi

Telp : 021-8936193

HP:081905180532

email   : marketing@service-trafo.com

mail 2 : wismatata@yahoo.com